oleh

sidang ke 7 kasus penimbunanpantai kupa salah org

>
  1. sidang tgl 4 agustus 2020 jam 16.30 wita setelah hakim memeriksa saksi yg ke12 yakini saksi jamal , dimana saksi jamal menerangkan didepan persodangan diatas sumpah kepada mejelis hakim ketua pak cahyo sh.mh bahwa saksilah yg sebenarnya membikin pondasi dan melakukan penimbunan termasuk pemagaran seng lewat tukangnya yakni saksi malik dgn mengganji tukangnya 30 juta dan sempat ditanya oleh hakim darimana biayanya saksi jamal menerangkan bhw biaya sendiri yv dodpt hsl dagangannya dari pupua serta pd bln januari 2019 sempat menjual tanahnya satu kaplin di kupa senilai Rp.80 juta kepada bpk nasrun untuk tambah biayah pondasi dan penimbunan yg dilakukan termasul meminjam dari A.Rajib .sehingga mendengan keyerangan saksi jamal hakim ketua yg kebetulan yg memimpin sodang mengatakan kepada JPU bhw semustinya yg dijadikan pelaku adalah jamal .

hsl minotoring bhw sdh 14 saksi diperiksa satupun saksi yg melihat terdakwa melakukan pembangan fisik dan usaha kegiatan hingga saat ini belum ada yg melihat menyaksikan bhw terdakwa yg melakukan .

  • sementara saksi pelapor yg melaporkan terdakwa dlm BAP dipolda yg sdh disumpa dan diperiksa oleh ipda Arman  serta mendengar keterangannya didpn sidang pengadilan barru  bhw saksi pelapor TDK TAHU SIAPA SEBENARNYA PELAKUNYA Namun anehnya di resume yg di buat ipda Arman mengatakan bhw terdakwalah DR BH yg melakukan berdsarkan keterangan BAP Pelapor sementara BAP pelapor tdk seperti itu dan ini masuk.lategori pemalsuan resume sesuai psl 263 atat 1 dan 2 kuhp
  • laporan ; effendy
  • editor : saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini