oleh

Kampung Sejuta Anggrek, Kantor Camat Pasar Rebo Punya ‘Rumah Khusus’

>

Foto : Kampung Sejuta Anggrek, Pasar Rebo, Jakarta Timur

Jakarta, LintasKompas.id – Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur yang sedang mengembangkan diri untuk menjadi Kampung Sejuta Anggrek kini sudah memiliki bangunan khusus yang disebut Rumah Anggrek di halaman Kantor Kecamatan Pasar Rebo.

Rumah Anggrek itu berada di halaman samping barat kantor Camat.

“Di situ ada sekitar 60-an tanaman anggrek berbagai jenis yang dapat dilihat keindahannya di Rumah Anggrek tersebut,” kata Camat Pasar Rebo Mujiono, Selasa (14/12/2021).

Bangunan itu tembus pandang karena dindingnya terbuat dari kawat kawat yang bersilangan.

“Rumah anggrek itu ukuran 4 x 4 meter, dengan tinggi 3 meter, sudah jadi tanggal 10 Desember yang baru lalu,” imbuh Mujiono.

Dikatakannya, gagasan mewujudkan Kecamatan Pasar Rebo sebagai Kampung Sejuta Anggrek itu bukan hal yang tiba tiba, melainkan berawal dari informasi Pusat Anggrek di TMII.

Dinyatakannya konsumen terbanyak pasar anggrek di situ warga Kecamatan Pasar Rebo.

“Nah, mengapa Kecamatan Rebo tak mengembangkan saja budidaya anggrek?,” ujar Pak Camat setengah bertanya.

Pengembangan Pasar Rebo menjadi Kampung Sejuta Anggrek inipun kata Mujiono ada landasan hukumnya.

“Itu berdasarkan Perda nomor 11 tahun 2014 tentang RDTR dan PZ pasal 542,” imbuhnya.

Tertulis Pasal 542 Perda 1/2014 itu berbunyi : Bagian Keempatpuluh Dua Kecamatan Pasar Rebo tentang penataan ruang Kecamatan Pasar Rebo.

Antara lain point a. Terwujudnya pengembangan kawasan terbuka hijau lain melalui pelestarian dan atau mempertahankan prasarana olahraga dan lahan pemakaman umum.

Sedang point d. Terwujudnya pengembangan kegiatan pertanian pada budidaya pertanian dan tanaman hias di kawasan jalan lingkar luar.

Program ini sudah berjalan di 5 Kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo setelah dipresentasikan kepada Walikota Jakarta Timur dan jajarannya beberapa waktu lalu.

“Pak Wali diwakili Pak Sekko Ferry Setiawan,” kata Mujiono.

Lima kelurahan meliputi Pekayon, Kalisari, Cijantung, Gedong dan Kelurahan Baru.

Sudin Parekraf Jakarta Timur dengan Kasudinnya H Ahmad Gozali pada 1 Desember lalu menyambut dengan antusias rintisan Kampung Sejuta Anggrek Pasar Rebo itu.

Lurah Gedong Nunung ketika dihubungi mengakui program Sejuta Anggrek sudah berjalan.

Diungkapkan, Kelompok Tani (Poktan) yang sudah mulai bertanam anggrek mulai dari seed /biji di Kelurahan Gedong ada 3 RW yaitu RW 12, RW 09 dan RW 02.

“Karang Taruna Kelurahan juga,” tambah Nunung.

Diakui Mujiono sekitar 64% wilayah Kecamatan Pasar Rebo merupakan wilayah TNI. Karena itu diharapkan dukungan Kesatuan TNI di Pasar Rebo terutama Ibu ibu Persit yang selama juga pecinta anggrek.

Tanaman anggrek mudah dibudidayakan serta ribuan speciesnya dan dikenal indah bunganya beraneka rupa.

Di samping itu nilai jualnya juga tinggi. Karenamya bila masyarakat secara massal membudidayakannya Pasar Rebo akan menjelma Kampung Sejuta Anggrek.

Tentu ini akan menjadi destinasi baru agroeduwisata anggrek bila dilengkapi dengan pusat informasi maupun pembuatan dan laboratorium bibit anggrek.(Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini