oleh

Baznas Bazis DKI Bantu 289 Warung Z-Mart Untuk Tingkatkan Kapasitas Mustahik

>

Warung Zakat Mart atau Z-mart yang dibantu Baznas Bazis DKI (foto : Baznas Bazis DKI)

JAKARTA, LintasKompas.id-
Baznas Bazis DKI Jakarta tahun 2021/2022 memberikan bantuan kepada 289 mustahik se DKI Jakarta senilai Rp 7 Juta/ orang. Bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para mustahik yang memiliki usaha mikro menjadi warung Z-mart.

Wakil Ketua II Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, H Saat Suharto Amjad mengungkapkan hal itu Jumat (31/12/2021).

Lebih lanjut Saat Suharto menjelaskan, mereka itu sebelumnya dilatih selama 3 hari untuk mengubah _mindset_ para pemilik warung tersebut.

“Mereka dilatih membuat perencanaan usaha, budgetting, hingga penataan tempat, dan lain-lain,” ujar Saat Suharto.

Para penerima manfaat ini, memperoleh branding berupa perbaikan tempat usaha, freezer, serta barang dagangan. Kepada mereka juga dilakukan pendampingan selama satu tahun.

“Setelah melakukan uji coba dan perkembangan yang cepat dari masyarakat terkait kebiasaan baru belanja secara online dan makanan frozen food, maka pada tahun 2021 dan 2022 ini kami lebih mengembangkan gerai fresh food BEEPOINT yaitu Baznas Bazis Entrepreneur Empowerment Point, yang menyediakan makanan segar dan makanan beku,” ujar Saat.

Diberikan contoh seperti ayam utuh dan parting, serta ada yang sudah berbumbu, daging sapi, dan olahan ikan.

Makanya pada program BEEPOINT tersebut para mustahik mendapatkan branding, freezer dan makanan beku yang di jual.

Dari pengalaman tahun 2021, telah berjalan dengan sangat bagus.
“Bahkan dapat menjaga harga ayam dan daging lebih stabil,” imbuh Saat Suharto yang membawahi bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta Ustadz Sholeh.

Melengkapi keterangan Saat Suharto Amjad, Kepala Seksi Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Dipo Gustirab menyebutkan seluruh DKI Jakarta ada 289 orang mustahik yang mendapat bantuan modal @ Rp 7 juta serta pelatihan.

Rinciannya, untuk Jakarta Barat paling banyak yaitu 121 orang penerima bantuan Z-mart, Jakarta Timur 65, Jakarta Selatan 59, Jakarta Pusat 27 dan Jakarta Utara paling sedikit hanya 17 orang.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah mengakui ada 65 mustahik pemilik usaha mikro yang terdaftar di Jskarta Timur dan akan mendapat bantuan Z-mart.
Tapi tahun 2021 belum direalisasikan. Baru didaftar.

“Bantuannya belum turun,” kata Riyanto warga RT 008/01 Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit ketika dihubungi akhir Desember lalu.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Utara Wisnu mengakui ada 17 orang mustahik di wilayah kerjanya yang menerima bantuan Z-mart.

“Tapi itu langsung dari Baznas Bazis tingkat Provinsi DKI,” tukasnya.

Sementara Dipo Gustirab menjelaskan untuk Jakarta Timur masih menunggu giliran.
“Sekarang sedang pengiriman ke Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Sedangkan untuk pelatihan insyaAllah di tahun 2022 ini kita akan adakan Pak,” pungkasnya. (Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini