oleh

Hasil ZIS se DKI Rp 186,3 M, Jaktim Rp 41,3 M dan Bantuan 65 Z-mart Tuntas

>

Foto: Kantor Baznas Bazis Jakarta Timur

JAKARTA, LintasKompas.id – Hasil pengumpulan Zakat , Infaq dan Shodaqoh (ZIS) se DKI Jakarta selama 2021 mencapai Rp 186,3 Miliar. Jumlah itu melebihi target setelah direvisi sebesar Rp 172 Miliar.

Sedang hasil ZIS tiap Kordinatoriat Wilayah Baznas Bazis se Provinsi DKI Jakarta masih ditunggu inputnya sampai Jum’at kemarin.

“Kemungkinan server kami tutup jam 14.00,” kata Kepala Seksi Pengumpulan UPZ dan Instansi Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Aminuddin, SKom, Jumat (7/1/2022) atas pertanyaan wartawan.

Atas disposisi Wakil Ketua II Baznas Bazis DKI Jakarta Saat Suharto Amjad, lebih lanjut Aminuddin menjelaskan, semula target ZIS se DKI tahun 2021 ditetapkan hanya Rp 138 M. Namun setelah Covid 19 sudah reda target tersebut direvisi menjadi Rp 172 M.

Kenyataannya akhir tahun 2021 pengumpulan ZIS se DKI mencapai Rp 186,3 Miliar. Yang berarti berhasil mencapai 108,3 % dari target tersebut.

“Mengenai pencapaian ZIS masing masing Korwil Baznas Bazis dan keseluruhan provinsi DKI, baru dipublished Senin mendatang,” tambah Aminuddin.

Sekaligus undangan semua Korwil nanti dipublished sama Kasi Layanan Muzaki.

Untuk Kordinatoriat Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Nafisah selaku kordinatornya Jumat (7/1) mengungkapkan, hasil ZIS tahun 2021 mencapai Rp 41.326.562.701,- atau Rp 41, 32 Miliar.

Bila dibandingkan target 2021 sebesar Rp 40,63 Miliar maka hasil ZIS se Jakarta Timur mencapai 101,7%.

Terkait dengan program bantuan @ Rp 7 juta untuk pemberdayaan para mustahiq yang memiliki usaha mikro oleh Baznas Bazis DKI, Eka Nafisah mengatakan untuk tahun 2021/2022 ini Jakarta Timur mendapat jatah 65 orang.

Sampai Kamis (6/1/2021) yang lalu sudah 55 orang yang mendapat bantuan tersebut. “Jadi tinggal 10 orang lagi,” kata Eka.

Karena itu seorang pemilik warung di RT 08/01 Pondok Kopi bernama Riyanto sempat mempertanyakan sampai Jumat pagi belum terima bantuan modal Rp 7 juta. Padahal warung warung serupa di Kelurahan Pondok Kelapa sudah beberapa hari lalu terima bantuan modal semua.

Namun usai solat Jumat kemarin Riyanto memberi tahukan bahwa bantuan modal berupa barang dagangan sembako berikut freezer baru diterimanya. “Tinggal menunggu ayam bekunya,” tutur Riyanto bernada lega.

Kasie Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta Dipo Gustirab juga menjelaskan untuk Jakarta Timur sebanyak 65 Z-mart sejak Kamis (6/1) sudah didrop barang dagangan dan freezer.

“Kini tinggal ayamnya sedang dikirim,” tambah Dipo. Jadi untuk 65 Z-mart Jakarta Timur sudah selesai

Mengenai pelatihan bagi pemilik warung Z-mart, Dipo menegaskan segera dilaksanakan di tiap wilayah Korwil. (Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini