oleh

Reuni Paguanama Gagal di Surabaya, Dialihkan ke Malang

>

Foto : Reuni Paguanama

MALANG, LintasKompas.id-Dihadang pandemi covid-19 sejak Februari 2020 maka rencana reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang 65 (Paguanama) gagal diselenggarakan di Surabaya tahun 2020.

Namun sebagai gantinya dilenggarakan reuni sederhana di Malang sampai 2 kali. Yang pertama pada November 2020 yl dan kedua pada 16 Januari 2022.

“Pertemuan tadi di rumah Almarhum Mulyo Santoso lebih ramai daripada di Telogo Mas pada November 2020 yang lalu. Pesertanya sekarang lebih banyak,” kata dr Hersusilowati , Bendahara Paguanama usai acara tersebut, Ahad (16/1/2022)

Menurut Hersusilowati yang lebih akrab dipanggil dokter Susi, peserta pertemuan kali ini lebih banyak. Bahkan yang dari luar kota juga datang beserta isterinya.

Dian Muriani binti Mulyo Santoso sebagai tuan rumah kata Susi cukup bagus menjamu para sahabat orang tuanya.

Koesmadji anggota Paguanama membenarkan keterangan Hersusilowati bahwa yang datang kali ini lebih dari 25 orang.

“Moyo, Dody, Tjoa, Sugeng Prapto, Sugiarto lan Budiono kabeh karo ojobe dewe dewe,” kata Koesmadji dalam bahasa Jawa Timuran.

Yang artinya teman-temannya itu datang beserta isterinya masing masing.

Koesmadji mengungkapkan berbagai makanan khas Malang disuguhkan oleh tuan rumah. Sedang Ketua Paguanama Faridar Munaf juga memberikan suvenir kepada mereka yang datang.

“Saya dapat dop lampu. Ini pertanda baik,” ujar Koesmadji yang juga hadir bersama isteri.

Sementara Ketua Paguanama dr Faridar Munaf mengakui ia menyediakan hadiah untuk para anggota yang hadir pada reuni mini tersebut.

“Ada juga hadiah dari Siti Sundari dari Jakarta yang juga saya bungkus rapi untuk teman teman,” ujar Faridar yang datang dari Kota Batu.

Faridar salut kepada Budiono yang datang jauh dari luar kota bersama isteri. Padahal dia baru sembuh dari sakit.

Dijelaskannya, acara ini termasuk sukses. Karena itu ia bersama Bambang Sugiarto menyampaikan terimakasih kepada Dian Muriani putri pasangan dr Retno dan Mulyo Santoso, aktivis Paguanama yang keduanya sudah berpulang ke Rahmatullah lebih 7 tahun silam.

Mengenai foto-foto tanpa masker, dikatakan itu hanya beberapa saat ketika difoto agar dapat dikenali untuk penawar rindu bagi anggota Paguanama yang tidak dapat hadir.

” Wah Faridar seperti Perawan di Sarang Manula,” komentar Wartismi anggota Paguanama yang absen.

Komentar memplesetkan judul film “Perawan di Sarang Penyamun” itu diberikan Itis Wartismi tatkala dipostingkan foto Ketua Paguanama itu sedang di tengah tengah para anggotanya yang semuanya pria. (Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini