oleh

Baznas (Bazis) DKI Berhasil Himpun ZIS Rp187,68 Miliar Selama 2021

>

Kiri : Kantor Baznas Bazis Jaktim. Kanan: Sekretaris Baznas Bazis DKI Nasir Tajang di Kec. Cipayung Foto: Sup/Dok.LKid.

JAKARTA, LintasKompas.id
BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta tahun 2021 berhasil mengumpulkan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) Rp 187, 68 Miliar atau secara lengkap Rp 187.680.719.372.

Jumlah itu dibandingkan hasil ZIS    tahun 2020 sebanyak Rp 111,32  Miliar ternyata meningkat  168,6%.
Dari kelima wilayah kota Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu, terlihat Jakarta Timur merupakan  pengumpul ZIS terbanyak yaitu Rp 41,38 Miliar lebih, tepatnya Rp 41.388.097.241,-

Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan BAZNAS (BAZIS) Provinsi.DKI Jakarta, Nasir Tajang mengakui hal itu Sabtu (29/1/2022).

Namun dari 7 wilayah pengumpul ZIS se DKI, yang paling tinggi hasilnya adalah Kantor Baznas Bazis Provinsi  DKI Jakarta sebanyak Rp 47,13 Miliar lebih.

Untuk hasil selengkapnya dapat dilihat di tabel.

“Nanti Februari akan dilakukan public expose. Itu sudah disiapkan oleh tim. Diharapkan Bapak Gubernur DKI Jakarta hadir,” tambah Nasir Tajang.

Kepala Seksi Pengumpulan UPZ dan Instansi Baznas Bazis Provinsi DKI Aminuddin S.Kom, mencatat pada 5 Januari jumlah ZIS se DKI  Jakarta yang terkumpul baru Rp 186,3 Miliar. Ternyata setelah dari 7 wilayah terekap semua finalnya menjadi Rp 187,68 Miliar lebih.

Sementara itu Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah mengatakan pihaknya sudah melapor secara lisan kepada Walikota Jakarta Timur M Anwar hasil tersebut.

Diakuinya bahwa dari 5 wilayah kota Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu, maka Jakarta Timur menduduki peringkat tertinggi tahun 2021 dengan hasil ZIS  Rp 41.388.097.241. Meningkat 177,2% dibandingkan tahun 2020.

Namun dibandingkan Provinsi DKI Jakarta sebanyak Rp 47.139.771.160,- Jaktim menjadi peringkat kedua.

“Kami masih menyusun laporan untuk Pak Walikota. InsyaaAllah Senin besok kami sampaikan,” tambah Eka.

Dijelaskan oleh Eka Nafisah, pengumpul ZIS terbanyak Tingkat Kecamatan petingkat pertama Duren Sawit Rp 1.091.336.000,- kedua Circacas Rp 725.424.500,- dan ketiga Pasar Rebo Rp 669.512.500,-

Pengumpul terbanyak tingkat kelurahan peringkat pertama Penggilingan Rp 245.812.000,-, kedua Jatinegara Rp 231.763.000,-dan ketiga Duren sawit Rp 221.585.000,- (Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini