oleh

Baznas Bazis DKI Dapatkan Predikat WTP, Meski Pandemi Intensitas Berdonasi Meningkat 68 Persen

>

Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta DR Akhmad H Abubakar dalam konferensi pers di aula kantor Baznas Bazis DKI di Jakarta Pusat, Jumat (13/5). 

JAKARTA, LintasKomps.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis DKI Jakarta tahun 2021 mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh akuntan publik yang mengauditnya.

Pendapatan zakat, infak dan sedekah (ZIS) tahun 2021 meningkat menjadi Rp 187 Miliar dan Rp 172 Miliar atau 91% secara efektif telah disalurkan kepada mustahik.

Meskipun dalam pandemi Covid 19 namun intensitas berdonasi meningkat 68%.

Demikian dikemukakan Ketua Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta DR Akhmad H Abubakar dalam konferensi pers di aula kantor Baznas Bazis DKI di Jakarta Pusat, Jumat (13/5).

Mendampinginya saat itu Wakil Ketua IV Nasir Tajang, Wakil Ketua III Rini Suprihartanti SE, MSi dan Kabid Pelaporan & Keuangan Program Baznas Bazis DKI, Nurmanto.

Lebih lanjut pimpinan Baznas Bzis DKI ini, mengatakan peningkatan semangat berdonasi tersebut diketahui setelah dilakukan survai terhadap 800 orang lebih responden tahun 2021

“Tahun 2021 itu jumlah zakat meningkat 65% dan infak naik 139%. Ini membanggakan,” tambah Wakil Ketua III Baznas Bazis DKI yang mendampingi Ketua Akhmad H Abubakar.

Sementara Wakil Ketua IV Nasir Tajang menambahkan, penerima manfaat ZIS se DKI Jakarta tahum 2021 juga meningkat menjadi hampir 3 kalu lipat.

Bila tahun 2020 sekitar 837.000 orang maka tahun 2021 menjadi 2,3 juta orang. “Jadi hampir 300 persen,” tambahnya.

Keberhasilan pengumpulan ZIS dan pelaksanaan program bantuan tersebut diakui oleh para pimpinan badan amil ini berkat dukungan pemerintah daerah.

“Keberhasilan itu berkat support Pemprov DKI sampai ke level RT/RW,” ujar Rini lagi.

Ketua Baznas Bazis DKI Akhmad H Abubakar menegaskan rencana pesantren untuk kaum disabilitas tetap diteruskan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sebab kaum disabilitas itu juga berhak mendapatkan pendidikan kegamaan dan ketrampilan. Tentu pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial DKI Jakarta.

“Jumlah kaum difabel seluruh DKI mencapai 48.000 orang,” tambah Nasir Tajang.

Atas pertanyaan wartawan Rini mengungkapkan hasil ZIS Ramadhan tahun 2022 ini tercatat sekitar Rp 61 Miliar. Jadi masih kurang sedikit lagi dari target Rp 66 Miliar.

Hadir dalam kesempatan.itu Kepala Seksi UPZ dan Instansi Baznas Bazis DKI Aminuddin S.Kom dan pimpinan Tanggap Bencana Yudiman yang kini mendapat tugas mengurus gerai gerai Baznas Bazis se DKI Jakarta.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah di kantornya mengungkapkan untuk tingkat Jaktim target ZIS Ramadhan 2022 ini Rp 14,3 Miliar.

Namun kata Eka data yang sudah masuk baru antara Rp 8 Miliar sampai Rp 9 Miliar.

Penyebabnya data hasil Map Gerakan Amal Sosial Ramadhan (Map GAR).juga belum masuk semuanya. (Sup/LKid).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lintas Terkini